Bikin Air EV Ketar-Ketir! DFSK Banderol Seres E1 Mulai dari 180 Jutaan

      

Seres E1

      DFSK Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi Seres E1 di ajang GIIAS 2023. City car pesaing Wuling Air EV tersebut dibanderol mulai dari harga Rp 189 Jutaan untuk tipe B dan yang termahalnya hanya berkisar Rp 219 Jutaan untuk tipe L.

      Menurut Yudi, salah satu sales di Booth DFSK di GIIAS 2023, harga tersebut sebenarnya sudah termasuk harga subsidi dari pemerintah yang dimana harga asli dari kedua tipe Seres E1 ialah Rp 219 Jutaan untuk tipe terendah dan Rp 230 Jutaan untuk tipe tertingginya.

      "Untuk produksinya sudah dilakukan di pabrik kita di Cikande. Tapi untuk berapa persen kandungan lokalnya kami kurang tahu tapi intinya sudah memenuhi kriteria minimum 40 persen sesuai kebijakan pemerintah" ujarnya.

       Tentunya perbedaan harga yang tidak begitu jauh tersebut dibedakan berdasarkan jarak tempuh yang ditawarkan, yang dimana untuk tipe B dapat menempuh jarak 180 Km dan tipe L yang dapat menempuh jarak 220 Km.

      Hal ini disebabkan karena kapasitas baterainya yang dibedakan. Untuk tipe terendah memiliki kapasitas baterai sebesar 13,8 Kw yang dapat di cas di kisaran waktu 3 jam. Sementara tipe tertingginya memiliki kapasitas baterai sebesar 16,8 Kw yang dapat di cas di kisaran waktu 4 jam.

     Selain itu, perbedaan pada tenaga mesinnya juga tidak begitu jauh, yang dimana tipe terendah ditenagai motor listrik bertenaga 25 Kw dan tipe tertinggi ditenagai motor listrik bertenaga 30 Kw. Motor listriknya dapat menghasilkan torsi 100 Nm.

     Perbedaan pada bagian eksterior antara kedua tipe tersebut hampir sama karena yang membedakan hanya penerapan roof rack pada tipe L sebagai tipe tertingginya.

    Sementara untuk bagian interior, perbedaanya terletak pada penerapan headunitnya yang dimana untuk tipe terendah tidak disediakan headunit sebesar 8.8 inci yang sudah dilengkapi dengan konektivitas smartphone. 

   Sebagai gantinya, penggunanya tetap bisa menggunakan sistem infotainment MP3 + Bluetooth yang terintegrasi pada kluster instrumen digital sebesar 7 inci.

    Untuk sistem pengereman, keempat rodanya sudah menggunakan rem tromol. Hanya saja unyuk tipe terendah, pengaturan remnya masih menggunakan tuas rem tarik manual. Sementara untuk tipe tertingginya sudah dilengkapi dengan Electronic Park Brake (EPB).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama