Diketahui, PT Honda Prospect Motor (HPM) memamerkan prototipe N-Van versi elektrik untuk memperkenalkan ekosistem kendaraan elektrifikasi yang dihasilkan oleh Honda di seluruh dunia. Walaupun berstatus sebagai pajangan, namun Honda sampai saat ini belum berminat untuk memasarkan kei car elektrik tersebut di Indonesia.
Tapi bukan 100 persen Honda tidak akan memasarkan mobil listrik di Indonesia, karena rupanya Honda akan menguji mobil listrik tersebut ke salah satu perusahaan lokal di Indonesia.
Perusahaan lokal yang dimaksud ialah Pertamina Patra Niaga dan Pertamina New Renewable Energy. Honda sengaja memilih perusahaan plat merah tersebut agar dapat menggunakan minivan elektrik tersebut selama 3 bulan untuk kegiatan logistik barang dari gudang ke beberapa cabang Bright Store di Jakarta dan sekitarnya.
Hal tersebut beralasan karena Honda ingin mempelajari seberapa pantas mobil tersebut untuk digunakan dalam perkotaan di Indonesia, terutama dalam hal yang berkaitan dengan kegiatan komersil.
Sales Marketing and Aftersales Director PT HPM, Yusak Billy menjelaskan bahwa terdapat beberapa aspek yang harus diuji dalam penggunaan N Van elektrik ini di Indonesia seperti adaptasi pengemudi dalam penggunaan kendaraan elektrik, durabilitas, performa, hingga kebiasaan pengisian daya baterai.
"Semua kami dapatkan datanya untuk pengembangan elektrifikasi ke depannya" ujarnya.
Sekedar Informasi, sebenarnya Honda N-Van elektrik dibangun diatas N-Van konvensional yang tenaga penggeraknya diganti yang sebelumnya menggunakan mesin S07B 660cc kini menjadi menggunakan motor listrik.
Walaupun kei car komersil listrik ini belum dirilis di Jepang, tapi sepertinya pihak prinsipal Honda pusat sudah mengizinkan penggunaan mobil ini untuk kegiatan riset di Indonesia.